Secara sederhana, NAD+ atau nicotinamide adenine dinucleotide merupakan molekul yang terlibat dalam berbagai proses metabolisme di dalam sel. Perannya berkaitan dengan bagaimana sel menghasilkan dan menggunakan energi untuk menjalankan fungsinya.
Karena sel kulit juga membutuhkan energi untuk menjalankan fungsi normal, NAD+ kemudian menjadi salah satu bahan yang menarik perhatian dalam pembahasan mengenai skin energy.
Namun, istilah skin energy tidak dapat diartikan secara harfiah sebagai baterai yang bisa diisi ulang dengan skincare. Analogi 'kulit memiliki baterai' lebih merupakan bahasa edukasi untuk mempermudah masyarakat memahami kebutuhan energi pada tingkat sel.
Kulit yang tampak kusam atau lelah tidak selalu berkaitan dengan satu penyebab. Rutinitas sehari-hari, kurang tidur, stres, paparan lingkungan, hingga kebiasaan perawatan kulit dapat berkontribusi terhadap perubahan tampilan kulit.
Salah satu kondisi yang kerap dibahas adalah recovery gap, yakni ketika aktivitas sehari-hari yang padat tidak diimbangi dengan waktu istirahat dan pemulihan yang cukup.