CALIF0RNIA, iNews.id - Pada 14 Agustus 2019, International LIGO-Virgo Collaboration mendeteksi gelombang gravitasi ganjil. Reading menujukkan objek dengan massa 2,6 kali dari Matahari itu menelan black hole 780 juta tahun yang lalu.
Menurut sebuah paper di The Astrophysical Journal Letters, para ilmuwan tidak yakin apakah objek itu adalah bintang neutron terberat yang pernah terdeteksi atau black hole yang sangat terang. Fisikawan mengklaim, bintang-bintang neutron dapat memiliki massa hingga 2.5 kali lipat dari Matahari.
Objek ini melebihi batas itu. Black hole paling ringan yang pernah diukur memiliki massa sekitar lima kali lipat dari Matahari. Kisaran itu, antara 2,5 hingga lima massa Matahari disebut kesenjangan massa, sebagaimana dikutip dari Engadget, Kamis (25/6/2020).
Tidak pernah diketahui apakah benda kosmik dengan massa di celah massa bisa ada. Saat tubuh yang baru ditemukan ini berada di ujung bawah spektrum, benda masih membingungkan.
Itu bukan satu-satunya hal yang aneh dengan reading ini. Benda sekecil itu bertabrakan dengan black hole besar. Ini adalah pasangan paling berbeda yang terlihat sejauh ini.