Banjir Melanda Indonesia, BMKG Kembangkan Teknologi AI Analisis Dampak Bencana

Dani M Dahwilani
BMKG memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisa cuaca lebih cepat dan akurat, memberikan peringatan dini terhadap potensi bencana. (Foto: Ilustrasi Dok iNews)

Di sisi lain, Ketua Umum Korika, Profesor Dr Hammam Riza, menjelaakan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan solusi berbasis AI yang dapat mendukung kebijakan kesehatan berbasis data. 

“AI bukan sekadar teknologi, tetapi solusi yang akan mendorong inovasi terutama dalam membangun digital twins kesehatan berbasis iklim (climate health). Sebuah aplikasi AI yang mendukung pembangunan nasional berbasis data,” kata Profesor Hammam.

Korika dan BMKG akan mengembangkan serta mengintegrasikan teknologi AI dengan data meteorologi dan klimatologi untuk meningkatkan kapasitas deteksi dini (early warning) dan respons terhadap penyakit terkait perubahan iklim. Upaya ini juga membantu program ClimateSmart Indonesia yang didukung IMACS, MBZUAI, RLM dan Patrick J Mcgovern Foundation sebagai bagian dari misi kemanusiaan, serta gerakan peduli perubahan iklim.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek hingga 16 April, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Nasional
1 hari lalu

Waspada! Kemarau 2026 Lebih Kering, Titik Api Karhutla Berpotensi Melonjak

Nasional
24 jam lalu

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering, Ingatkan Potensi Lonjakan Titik Panas Karhutla

Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Targetkan Pengerukan Banjir Kanal Barat Rampung 1 Tahun, Kurangi Risiko Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal