Bug Gmail Bisa Digunakan Hacker untuk Memalsukan E-mail

Dini Listiyani
Aplikasi Gmail (Foto: Unsplash)

Seperti diketahui, penjahat siber selalu punya cara untuk menjebak para korbannya. Pada Maret lalu, informasi mengenai virus corona banyak dimanfaatkan penjahat siber untuk menjebak korbannya.

Pada saat itu, Kaspersky menemukan lebih dari 30 file berbahaya tersebar dengan kedok dokumen terkait coronavirus. Para ahli juga mendeteksi sampel e-mail spam yang menawarkan masker oksigen.

E-mail spam yang didistribusikan kepada pengguna mencakup informasi mengenai masker yang mengklaim dapat melindungi dari berbagai virus di udara, termasuk korona. Usai pengguna mengklik link pada e-mail, mereka akan diarahkan ke sebuah laman dengan penawaran masker tersebut.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Polusi Jakarta Parah Banget! Ayo Pakai Masker Lagi

17 hari lalu

Menko Polkam Pastikan Situasi Dalam Negeri Aman Terkendali

21 hari lalu

Pengiriman Hewan Peliharaan via KAI Logistik Tembus 90.321 Ekor, Naik 21 Persen

28 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal