Bulan Menghilang 900 Tahun Lalu, Ilmuwan Salahkan Gunung Berapi di Bumi

Dini Listiyani
Bulan (Foto: NASA)

Bulan, tampak bagi mereka yang mengamatinya, menghilang, dan kemudian muncul kembali di depan mata mereka. Sementara bintang-bintang yang jauh tetap terang dan bercahaya. Itu memang fenomena aneh tapi para peneliti mampu menggambarkan hubungan antara penampakan aneh dan peningkatan aktivitas gunung berapi yang dikonfirmasi oleh sampel inti es dan dara cincin pohon.

Tim mencatat, endapan material vulkanik yang akan menetap antara 1108 hingga 1113 ditemukan dalam sampel es, menunjuk pada aktivitas vulkanik yang “dilupakan” yang dapat menjelaskan menghilangnya Bulan secara tiba-tiba.  

Material yang dilontarkan ke angkasa oleh letusan gunung berapi dapat tetap tinggi selama bertahun-tahun, sehingga menghasilkan stratospheric aerosol veil yang terdiri atas partikel-partikel kecil yang akan mengaburkan cahaya redup Bulan dan memungkinkan cahaya bintang yang terang menembusnya. 

Studi juga mencakup referensi ke catatan kuni mengenai hasil panen dan cuaca buruk yang bisa dikaitkan dengan abu vulkanik di atmosfer dan penimbunan puing-puing vulkanik di area yang luas.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
2 tahun lalu

Dikibarkan di Bulan, Bendera China Terbuat dari Material Tak Biasa

Sains
2 tahun lalu

Terlalu Banyak Penundaan, Misi Penerbangan ke Bulan Miliader Jepang Dibatalkan

Sains
2 tahun lalu

Cetak Sejarah Baru, China Mendaratkan Misi Chang'e di Sisi Jauh Bulan

Sains
2 tahun lalu

Canggihnya Ide Railway Mengambang di Bulan untuk Transportasi, Jalur Tidak Tetap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal