Sementara itu ada pendapat lain mengenai asal air. Air di Bumi diyakini berasal dari berbagai sumber, termasuk komet yang jatuh ke permukaan Bumi.
Beberapa bukti menunjukkan bahwa komet mengandung air dalam bentuk es, dan ketika komet jatuh ke Bumi, es tersebut dapat mencair dan berkontribusi pada penambahan air di permukaan Bumi.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa sekitar 10% sampai 50% air di Bumi berasal dari komet yang jatuh ke Bumi pada masa awal pembentukannya.
Komet-komet tersebut terbentuk dari awan gas dan debu di luar tata surya, dan berisi es dan material organik lainnya.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa air di Bumi dapat memiliki komposisi isotop yang mirip dengan air di komet, yang mendukung teori bahwa komet berkontribusi pada penambahan air di Bumi.