Hari Anak Nasional 2026, PUSPADAYA Ajak Guru Jadi Garda Terdepan Cegah Bullying di Sekolah

Niko Prayoga
Plh Ketua Umum PUSPADAYA, Amykamila. (Foto: Niko Prayoga)

Dia melanjutkan, "Kami ingin menjadi mitra strategis guru agar mereka tidak bingung saat menghadapi ancaman atau hal yang tidak menyenangkan. Salah satu fokus utama kami adalah memberikan layanan psikologis bagi korban bullying."

Menurut dia, isu bullying menjadi perhatian serius karena jumlah kasus yang terus meningkat. Berdasarkan riset internal PUSPADAYA, sekitar 30 ribu kasus perundungan dilaporkan secara daring dalam satu tahun terakhir.

Karena itu, Amy menilai sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh peserta didik, bukan justru menjadi tempat yang menimbulkan rasa takut.

"Kami ingin mewujudkannya bersama dengan menjadi mitra sekolah. Apa pun yang terjadi, sekolah harus tetap menjadi tempat yang ramah bagi anak. Jangan sampai karena satu kasus, suasana belajar menjadi tidak nyaman bagi anak-anak lain. Kami menempatkan guru sebagai saksi dan tonggak utama untuk melindungi para korban," ujarnya.

Tak hanya menyediakan pendampingan psikologis, PUSPADAYA juga membuka layanan bantuan hukum bagi anak yang membutuhkan perlindungan lebih lanjut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Peringatan 1 Tahun, Puspadaya Perindo Diharapkan Lebarkan Sayap Jangkau Kelompok Rentan di RI

3 bulan lalu

Genap 1 Tahun, Puspadaya Perindo Putar Dokumentasi Jejak Dampingi Korban Kekerasan Seksual

3 bulan lalu

Puspadaya Perindo Kawal Kasus Anak Korban Child Grooming hingga Tuntas: Kami Tak Pernah Tinggalkan Korban Sendiri

3 jam lalu

Hari Anak Nasional, BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal