Hewan yang Digunakan Dalam Perang

Dini Listiyani
Hewan yang Digunakan Dalam Perang (Foto: slyfox photography/Unsplash)

3. Tikus
Hewan ini mungkin banyak tidak disukai manusia, tapi cukup bermanfaat dalam perang. Tikus menghancurkan perbekalan di atas kapal angkatan laut, menyebarkan penyakit di antara kamp-kamp, dan mereka memakan mayat orang mati yang belum dikubur. 

Selama Perang Dunia I, tikus parit adalah gangguan yang begitu luas sehingga komandan harus mengadopsi aturan untuk tidak menembak makhluk itu, karena takut kehabisan persediaan amunisi. 

Namun, pada abad ke-21, tikus telah dilatih untuk menyisir bekas medan perang untuk mencari ranjau darat. Sisa-sisa perang yang mematikan ini merenggut ratusan nyawa setiap tahun, dan indra penciuman tikus yang kuat memungkinkan mereka untuk mengungkap bahkan ranjau yang menghindari deteksi elektronik.

4. Merpati 
Merpati bertindak sebagai utusan medan perang setidaknya sejak penaklukan Caesar atas Galia pada abad pertama SM. Di Front Barat, di mana keadaan seringkali terlalu sunyi karena kerentanan kabel telegraf dan pelari manusia, merpati digunakan untuk membawa pesan penting ke dan dari garis pertempuran.

Merpati homing Cher Ami menyelamatkan nyawa hampir 200 tentara Amerika dengan menyampaikan pesan bahwa rentetan artileri yang salah arah jatuh pada pasukan sahabat.

5. Simpanse
Simpanse memainkan peran penting dalam perlombaan luar angkasa. Sementara Uni Soviet melakukan program eutanasia anjing orbital, Amerika Serikat membuka jalan bagi astronot Merkurius dengan Ham, simpanse yang mencapai penerbangan suborbital dan menjadi semacam maskot untuk program luar angkasa AS.

Ham meninggal pada tahun 1983, setelah menghabiskan sisa hidupnya di penangkaran, dan sebagian sisa tubuhnya dikebumikan di Museum Sejarah Luar Angkasa New Mexico di Alamogordo, New Mexico.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Megawati: Kita Satu Bumi, Seharusnya Tidak Ada Perang

Megapolitan
23 hari lalu

Cegah Rabies, Ribuan Kucing hingga Anjing di Jakpus Divaksin

Nasional
28 hari lalu

Menlu Sugiono Ungkap Dunia Masuk Fase Bahaya, Batas Damai dan Perang Makin Abu-Abu

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Bersyukur Indonesia dalam Keadaan Damai di Tengah Konflik Geopolitik dan Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal