Ilmuwan BRIN Temukan Spesies Katak Baru, Hanya Hidup di Gunung Merapi

Muhammad Sukardi
Katak Philautus candrageni hanya hidup di Gunung Merapi. (Foto: BRIN)

Penemuan spesies baru ini tidak hanya didasarkan pada perbedaan bentuk fisik. Tim peneliti melakukan pendekatan ilmiah yang lebih komprehensif melalui analisis morfologi, bioakustik, dan filogenetik molekuler.

Dari sisi bioakustik, katak ini memiliki ciri yang sangat khas. Panggilan suaranya terdiri atas tiga nada berbeda, karakter yang menjadi pembeda utama dibandingkan spesies lain dalam genus Philautus.

Sementara itu, analisis filogenetik molekuler menunjukkan adanya perbedaan genetik yang konsisten. Temuan tersebut memperkuat bahwa populasi katak di Gunung Merapi merupakan spesies baru yang berbeda secara evolusioner dari kerabat dekatnya.

Secara morfologi, Philautus candrageni memiliki ukuran tubuh relatif kecil, sekitar 1,9 hingga 2,2 sentimeter. Katak ini memiliki moncong yang lebih sempit dibandingkan spesies sejenis di Pulau Jawa, kulit yang halus, serta tungkai belakang yang relatif lebih panjang.

Menariknya, hingga saat ini spesies tersebut hanya ditemukan di kawasan Gunung Merapi. Seluruh spesimen yang berhasil didokumentasikan berasal dari zona ketinggian menengah gunung dan hidup di area perkebunan, terutama kebun kopi serta lahan budidaya lainnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kenapa Katak Bersuara Nyaring Setelah Hujan? 

57 tahun lalu

Google Doodle Tampilkan Gambar Katak Peringati Leap Day, Apa Artinya?

57 tahun lalu

Viral Restoran Ini Sajikan Ramen dengan Topping Katak Utuh, Ayo Siapa yang Berani Coba?

57 tahun lalu

Spesies Baru Katak Tanduk dari Hutan Kalimantan Ditemukan Peneliti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal