Supermassive black hole berukuran 10 juta kali besar dari Matahari dan terletak di pusat galaksi spiral terdekat yang disebut I Zwicky 1. Sekelompok ilmuwan internasional menyaksikan gema tersebut menggunakan teleskop antariksa XMM-Newton ESA dan teleskop luar angkasa NASA NuStar.
"Warna kilatan ini, warna gema itu serta waktu penundaannya setelah suar asli memberi tahu kami bahwa ini adalah gema yang berasal dari gas yang tersembunyi dari pandangan kami di balik lubang hitam," catat Wilkins.
"Beberapa di antaranya akan bersinar kembali ke gas yang jatuh ke dalam lubang hitam, dan ini memberi kita pandangan yang sangat unik tentang materi ini di saat-saat terakhirnya sebelum hilang ke dalam lubang hitam," ujarnya.