TEXAS, iNews.id - Para peneliti dari University of Texas Medical Branch berhasil menguji paru-paru yang direkayasa secara biologis pada babi. Bahkan, pengujian itu tidak menunjukkan tanda komplikasi medis.
Meskipun tidak diyakini seberapa efektif paru-paru mengoksidasi babi, para peneliti mengembangkan jaringan pembuluh darah yang kuat untuk bertahan hidup. Tentu saja, ada tantangan untuk melakukan hal tersebut.
Tantangannya ialah menghasilkan struktur penuh yang bisa diterima tubuh babi. Tim menyelesaikan ini dengan menciptakan perancah paru-paru dari organ hewan lain menggunakan deterjen dan gula.
Deterjen dan gula digunakan untuk menghapus semua sel serta darah, sehingga hanya menyisakan protein. Setelah itu, peneliti membenamkan perancah dalam tangki berisi nutrisi dan menambahkan sel jaringan paru-paru babi sendiri menggunakan protokol atau resep yang dirancang dengan hati-hati.
Butuh waktu 30 hari menumbuhkan organ sebelum siap untuk transplantasi. Tapi, mereka tidak membutuhkan infus untuk terus bekerja.
Para peneliti hanya melacak kemajuan organ selama dua bulan atau lebih untuk menemukan masalah langsung. Mereka akan membutuhkan lebih banyak penelitian untuk melihat bagaimana paru-paru dibuat di laboratorium menghabiskan beberapa tahun.
Meski begitu, tim peneliti percaya mereka bisa menumbuhkan paru-paru yang siap untuk manusia dalam lima hingga 10 tahun ke depan, sebagaimana dilaporkan Engadget, Sabtu (4/8/2018).