CALIFORNIA, iNews.id - Bulan selalu bersinar di langit malam. Namun, para ilmuwan menemukan fakta menarik soal Bulan yang perlahan-lahan mulai berubah.
Bulan sedang berkarat. Ya, berkarat. Permukaan Bulan memiliki banyak besi tapi tidak mempunyai atmosfer. Mars berwarkan oranye karena alasan yang sama.
Tapi, Mars memiliki sejarah panjang dan pada satu titik, atmosfer yang jauh lebih kuat menggabungkan oksigen dan air untuk mengubah permukaan planet menjadi oranye. Nah, Bulan tidak memiliki sejarah seperti itu tapi satelit alami Bumi ini mulai berkarat.
Penemuan, yang merupakan subjek dari makalah baru diterbitkan di Science Advances, dibuat menggunakan data dari pengorbit Chandrayaan-1. Pesawat luar angkasa yang diluncurkan oleh Indian Space Research Organization (ISRO) mempelajari susunan permukaan Bulan dari kejauhan.
Daerah Bulan ditemukan memiliki mineral yang disebut hematit, sejenis karat. Tanpa oksigen atau air cair di permukaannya, besi Bulan seharusnya tidak berkarat. Tapi, tampaknya tetap berkarat.