Di tengah agenda tersebut, Argos diperkenalkan sebagai salah satu contoh penerapan embodied intelligence. Mahasiswa dan perwakilan perguruan tinggi yang hadir bahkan berkesempatan berinteraksi secara langsung dengan robot tersebut melalui perintah suara.
Direktur AiMOGA Indonesia Yuri Yin mengatakan kehadiran Argos menjadi langkah AiMOGA memperkenalkan teknologi embodied intelligence sekaligus mengeksplorasi penerapannya dalam berbagai skenario nyata, termasuk sektor pendidikan.
"Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam perkembangan embodied intelligence, bukan hanya sebagai tempat teknologi diperkenalkan, tetapi juga sebagai ruang untuk riset, pengembangan talenta, dan eksplorasi penerapannya," katanya.
"Melalui forum ini, kami ingin membuka lebih banyak ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi di Indonesia agar mahasiswa dan akademisi dapat mengenal, mempelajari, dan mengeksplorasi teknologi ini secara langsung," ujar Yuri Yin.
Interaksi peserta dengan Argos juga menjadi kesempatan bagi AiMOGA berdialog langsung dengan perwakilan perguruan tinggi mengenai perkembangan embodied intelligence dan potensi penerapannya.