Sementara perkiraan awal ukurannya menggunakan jumlah cahaya yang dipantulkan dari objek, Dr Lellouch dan rekan mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka memeriksa radiasi komet menggunakan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chili.
Itu memungkinkan tim untuk mendapatkan ukuran yang akurat dari luas permukaan Bernardinelli-Bernardin, memungkinkan mereka untuk menghitung ukurannya. Menurut hasil mereka, ukurannya dua kali lipat dari pesaing terdekatnya yang diketahui, komet Hale-Bopp, yang ditemukan pada 1995, sebagaimana dikutip dari The Sun.
Objek lain, 95P/Chiron, mengorbit antara Saturnus dan Uranus dan secara teknis lebih besar dengan lebar 210 kilometer. Namun, para ilmuwan tidak dapat menyetujui apakah itu komet atau planet kecil. Dr Lellouch berharap pengamatan lebih lanjut terhadap Bernardinelli-Bernstein dapat membantu para astronom untuk lebih memahaminya.