Mega Komet Menuju Tata Surya Bagian Dalam, Ukurannnya 7 Kali Manhattan

Dini Listiyani
Mega Komet Menuju Tata Surya Bagian Dalam (Foto: NOIRLab/NSF/AURA/J. da Silva)

Sementara perkiraan awal ukurannya menggunakan jumlah cahaya yang dipantulkan dari objek, Dr Lellouch dan rekan mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka memeriksa radiasi komet menggunakan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chili.

Itu memungkinkan tim untuk mendapatkan ukuran yang akurat dari luas permukaan Bernardinelli-Bernardin, memungkinkan mereka untuk menghitung ukurannya. Menurut hasil mereka, ukurannya dua kali lipat dari pesaing terdekatnya yang diketahui, komet Hale-Bopp, yang ditemukan pada 1995, sebagaimana dikutip dari The Sun. 

Objek lain, 95P/Chiron, mengorbit antara Saturnus dan Uranus dan secara teknis lebih besar dengan lebar 210 kilometer. Namun, para ilmuwan tidak dapat menyetujui apakah itu komet atau planet kecil. Dr Lellouch berharap pengamatan lebih lanjut terhadap Bernardinelli-Bernstein dapat membantu para astronom untuk lebih memahaminya.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
2 tahun lalu

Komet Bercahaya Terang Menuju Bumi, Diprediksi Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Internasional
2 tahun lalu

Peristiwa Sejarah 14 November, Astronom Temukan Komet Besar 343 Tahun Silam lewat Teleskop

Sains
2 tahun lalu

Ada Kilatan Cahaya di Jupiter, Diduga Berkaitan dengan Dampak Komet

Sains
2 tahun lalu

Momen Langka, Komet Nishimura Bakal Melintas Dekat Bumi September 2023

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal