Membedah Nama Super Blue Blood Moon

Dini Listiyani
Bulan (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Penduduk Bumi sebentar lagi akan disuguhkan dengan pemandangan indah, yakni Super Blue Blood Moon. Fenomena itu akan bisa disaksikan oleh penduduk Bumi pada 31 Januari 2018.

Fenomena yang akan terjadi pada 31 Januari nanti terbilang langka. Pasalnya, fenomena itu baru terlihat lagi untuk pertama kalinya sejak 31 Maret 1866.

Selain karena kejadian langka, hal yang menarik perhatian karena namanya super blue blood moon. Meski namanya terdengar keren, mari break down nama itu satu per satu.

Super: supermoon terjadi saat Bulan mendekati Bumi di orbitnya-dikenal sebagai perigee- dan memiliki 14 persen lebih terang dari bulan biasanya. Ini akan menjadi supermoon ketiga dalam trilogi supermoon yang dimulai pada 3 Desember 2017.

Blue: Mengapa blue? Karena ini merupakan gerhana bulan purnama kedua di Januari.

Blood: Blood Moon terjadi saat gerhana bulan, di mana bulan tampak berwarna seperti merah darah.

Menurut program executive and lunar blogger di NASA, Gordon Johnston, cuaca memungkinkan wilayah Pantai Barat, Alaska, dan Hawaii memiliki pemandangan totalitas yang spektakuler dari awal hingga akhir.

Sementara untuk orang yang berada di zona waktu Timur atau Tengah, Johnston merekomendasikan untuk menonton dari tempat yang tinggi dengan pandangan ke Barat untuk melihat sekilas rona kemerahan bulan.

"Bagi orang di Timur Tengah, Asia, Rusia Timur, Australia, dan Selandia Baru, super blue blood moon bisa terlihat saat bulan terbit pada 31 Januari," katanya, seperti dikutip dari Fortune, Jumat (26/1/2018).

Sementara itu, sebagian besar Amerika Selatan, Afrika, dan Eropa Barat tidak akan bisa melihat gerhana bulan ini. Mereka akan memiliki kesempatan untuk melihat gerhana bulan lagi pada 28 Juli nanti.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
4 bulan lalu

Apa Itu Fenomena Supermoon yang Bikin Banjir Rob di Jakarta Utara?

Sains
4 bulan lalu

Malam Ini Ada Cold Moon di Langit Indonesia, Catat Jamnya!

Sains
4 bulan lalu

Cold Moon 4 Desember 2025: Fenomena Alam Penutup Tahun yang Wajib Dinantikan!

Sains
5 bulan lalu

Supermoon 5 November 2025 di Jakarta Malam Ini Tertutup Awan, Ini Fotonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal