Misteri Komet Bersinar Hijau Terpecahkan, Begini  Penjelasan Ilmuwan

Dini Listiyani
Misteri Komet Bersinar Hijau Terpecahkan, Begini  Penjelasan Ilmuwan (Foto: The green comet Lovejoy. Adam Block/Mount Lemmon SkyCenter/University of Arizona)

Di laboratorium, tim harus mensimulasikan lingkungan ruang dekat Bumi dengan ruang vakum dan tiga laser ultraviolet yang berbeda. Karena dikarbon bereaksi begitu cepat, mereka harus mensintesisnya di tempat dengan memotong molekul yang lebih besar dengan laser sebagaimana dikutip dari Populer Science. 

Mereka mengkonfirmasi cahaya hijau komet berasal dari molekul dikarbon, yang ketika terkena sinar matahari di luar angkasa, kata Schmidt, dapat menyerap dan memancarkan cahaya tampak. Herzberg benar tentang dikarbon, katanya, jika tidak sepenuhnya benar tentang mekanismenya – tetapi itu tahun 1930-an, kata Schmidt, jadi “dia bisa dimaafkan.”

Dalam komet, dikarbon terbentuk ketika sinar matahari memanaskan es, beberapa di antaranya mungkin terbuat dari asetilena, campuran hidrogen dan karbon yang, sebagai gas, digunakan di Bumi untuk bahan bakar pengelasan. Itu bisa diproduksi di luar angkasa ketika molekul organik yang lebih kompleks di komet terurai, kata Schmidt.

Menurut Cochran, atom hidrogen melepaskan diri dari molekul asetilena dan tanpa mereka, ikatan antara atom karbon "mengencang kembali," membentuk molekul karbon ganda. Saat matahari memanaskan molekul dalam tubuh komet, mereka mendapatkan energi dan cahaya, tetapi mereka terurai menjadi atom karbon tunggal sebelum mereka dapat mencapai terlalu jauh ke ekornya. Ini menjelaskan mengapa cahaya hijau hanya ada di sekitar tubuh komet, bukan ekornya yang panjang.

Sementara komet terkena sinar matahari yang cukup untuk melepaskan gas, sinar matahari terus-menerus menciptakan dikarbon bercahaya baru. Menurut Schmidt, umur molekul dikarbon pada jarak Bumi dari matahari adalah sekitar dua hari.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komet Bercahaya Terang Menuju Bumi, Diprediksi Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

57 tahun lalu

Peristiwa Sejarah 14 November, Astronom Temukan Komet Besar 343 Tahun Silam lewat Teleskop

57 tahun lalu

Ada Kilatan Cahaya di Jupiter, Diduga Berkaitan dengan Dampak Komet

57 tahun lalu

Momen Langka, Komet Nishimura Bakal Melintas Dekat Bumi September 2023

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal