2. Semua Dinosaurus Bersisik
Dinosaurus digambarkan bersisik. Namun pada 1970-an, ahli paleontologi mulai bertanya-tanya apakah mungkin dinosaurus berbulu.
Memang hingga 1997-an banyak yang menilai anggapan ahli paleontologi itu hanya spekulasi liar. Tapi setelah itu ditemukan dinosaurus karnivora kecil bernama Sinosauropteryx yang tak ditutupi sisik, tapi berbulu halus.
Sejak saat itu, anggapan semua dinosaurus bersisik telah terbantahkan. Para ahli juga banyak yang mengatakan dinosaurus karnivora termasuk Tyrannosauridae- artinya T. rex mungkin ditutupi bulu, bukan sisik.
3. Semua Dinosaurus Berwarna Hijau dan Coklat
Selama ini manusia termakan oleh lukisan pertama dinosaurus yang memiliki warna monoton yakni hijau atau coklat. Padahal kenyataannya warna dinosaurus jauh lebih cerah, beragam, bahkan norak.
Studi tentang sisik dan bulu dinosaurus telah mengungkapkan jejak melanin, pigmen yang sama yang memberi warna pada sisik kadal, bulu burung, dan rambut manusia. Analisis menunjukkan dinosaurus datang dalam berbagai warna termasuk hitam, putih, dan orange.
Beberapa bahkan memiliki kemilau warna-warni pada bulu mereka. Tidak hanya itu, banyak dinosaurus yang berpola berani dengan bintik-bintik dan garis-garis, perut putih, dan punggung gelap.