NASA Akan Luncurkan Misi Sentinel-6 pada November 2020

Dini Listiyani
NASA akan luncurkan misi Sentinel-6 pada November 2020 (Foto: Istimewa)

Saat berada di orbit, Sentinel-6 akan mengumpulkan pengukuran permukaan laut hingga satu sentimeter untuk 90 persen lautan di dunia. Satelit juga akan melihat jauh ke dalam atmosfer bumi menggunakan Global Navigation Satellite System – Radio Occultation (GNSS-RO).

GNSS-RO melacak sinyal radio dari satelit navigasi untuk mengukur sifat fisik atmosfer. Satelit dapat melakukan ini karena saat sinyal radio melewati atmosfer, mereka melambat, frekuensinya berubah, dan jalurnya berbelok.

Ini disebut pembiasan dan efeknya dapat digunakan oleh para ilmuwan untuk mengukur perubahan kecil pada sifat atmosfer, termasuk kepadatan, suhu, dan kadar air. Nama satelit diambil dari nama mantan direktur Divisi Ilmu Bumi NASA Michael Freilich.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Ledakan Dahsyat Tabrakan Meteor dan Bumi Guncang AS, Kekuatannya Setara 300 Ton TNT

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal