NASA Berkolaborasi dengan UAE, Bisa Kumpulkan Data soal Atmosfer Mars

Dini Listiyani
NASA Berkolaborasi dengan UAE (Foto: UAE Space Agency)

JAKARTA, iNews.id - Saat United Arab Emirates (UAE) meluncurkan pesawat luar angkasa Hope pada 2020, itu menjadi misi pertama ke Mars oleh negara Arab, dan bergabung dengan misi Mars oleh negara lain termasuk AS, Rusia, China dan Eropa.

Sekarang, dua dari orbiter Mars itu akan bekerja sama untuk berbagi data berkat kesepakatan untuk berbagi temuan antara pengorbit Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) NASA dan Emirates Mars Mission's (EMM) Hope orbiter.

Misi Mars Emirates meluncurkan orbiter Hope ke Mars pada musim panas 2020. Hope tiba di Planet Merah pada Februari 2021, dan sejak itu telah mengumpulkan data tentang atmosfer dan sistem cuaca Mars, sebagaimana dikutip dari Engadget.

Menurut Inverse, Hope memiliki keunggulan dalam hal ini karena dia berada di orbit yang sangat tinggi, antara 12.000 mil dan 27.000 mil dari permukaan, yang memungkinkannya melihat area yang luas di planet ini sekaligus.

Ini berarti Hope telah mampu melacak peristiwa cuaca berskala besar seperti badai debu yang melanda planet ini pada Januari 2022, termasuk melewati kawah Jezero tempat penjelajahan NASA Perseverance dan helikopter Ingenuity sedang menjelajah.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Meteor Tabrak Atmosfer Bumi Picu Ledakan Dahsyat, Melesat 120.000 Km per Jam

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

57 tahun lalu

Misi Kelilingi Bulan Usai, 4 Astronaut Artemis 2 Kembali ke Bumi dengan Selamat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal