NASA Kritik China Usai Puing Roket Seberat 25 Ton Jatuh ke Bumi: Harus Ikuti Praktik Terbaik yang Ada

Dini Listiyani
NASA Kritik China Usai Puing Roket Seberat 25 Ton Jatuh ke Bumi (Foto: CGTN)

Dia menambahkan berbagi rincian itu penting untuk untuk penggunaan ruang yang bertanggung jawab dan untuk memastikan keselamatan orang-orang di Bumi. 

Stasiun luar angkasa Tiangong adalah salah satu permata mahkota program luar angkasa ambisius Beijing, yang telah mendaratkan robot penjelajah di Mars dan Bulan, dan menjadikan China sebagai negara ketiga yang menempatkan manusia di orbit.

Modul baru, didorong oleh Long March 5B, berhasil merapat dengan modul inti Tiangong pada hari Senin dan tiga astronot yang telah tinggal di kompartemen utama sejak Juni berhasil memasuki lab baru.

China telah menggelontorkan miliaran dolar untuk penerbangan dan eksplorasi ruang angkasa saat berusaha membangun program yang mencerminkan statusnya sebagai kekuatan global yang meningkat.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Sains
17 hari lalu

Benda Bercahaya di Langit Lampung yang Viral di Medsos Bukan Meteor, Ini Alasannya!

Nasional
17 hari lalu

Viral Benda Bercahaya Melintas di Langit Lampung, Bukan Meteor tapi Sampah Antariksa!

Internasional
9 bulan lalu

Ini Senjata Kamboja yang Ditakuti Thailand, Hancurkan Target Sejauh 130 Km

Internasional
10 bulan lalu

Penyebab Roket SpaceX Meledak di Texas Terungkap! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal