Kalkulasi awal dari pengamatan OCAMS menunjukkan bongkahan batu lebih dekat dengan tinggi 164 kaki dan lebar sekitar 180 kaki (55 meter).
Ada banyak pekerjaan yang perlu dilakukan NASA. Oleh karena itu, OSIRIS-REx tidak akan pergi ke orbit di sekitar Bennu hingga 31 Desember dan bahkan bisa lebih lama lagi sebelum pesawat luar angkasa mengumpulkan sampel asteroid.
Sementara itu, OSIRIS-REx sendiri tidak akan mengembalikan sampel hingga 2023. Kendati demikian, ini menunjukkan NASA memilih asteroid yang tepat dan Bennu bisa memberikan insight yang signifikan dalam pembentukan Tata Surya.