Kondisi tersebut membuat pembuluh darah secara bertahap menjadi lebih kaku. Perubahan ini dapat memengaruhi cara pembuluh darah merespons tekanan dari aliran darah.
Pada tingkat seluler, proses penuaan pembuluh darah juga berkaitan dengan perubahan fungsi mitokondria. Struktur kecil di dalam sel ini berfungsi menghasilkan energi yang dibutuhkan agar sel dapat menjalankan berbagai aktivitasnya.
Dokter Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead – Asia Pacific Herbalife menjelaskan bahwa mitokondria memiliki peran penting karena jantung merupakan organ yang membutuhkan energi dalam jumlah besar untuk terus bekerja.
"Kesehatan kardiovaskular yang baik dimulai dari tingkat seluler, yaitu di dalam mitokondria," ujar dr Sae-Lao dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).
Mitokondria dapat dianalogikan sebagai pusat produksi energi di dalam sel. Nutrisi dari makanan diproses melalui berbagai mekanisme metabolisme untuk menghasilkan energi yang dapat digunakan tubuh.