Robot AgiBot Masuk Indonesia, Unik Bisa Atraksi Pencak Silat

Dani M Dahwilani
Perusahaan robotika asal China, Robot AgiBot memperkenalkan deretan robot canggihnya di Indonesia. (Foto: iNews.id)

Dalam peluncuran tersebut, Robot AgiBot memperkenalkan lima platform robot terbaru yang dirancang untuk berbagai kebutuhan dunia nyata. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Robot AgiBot A3, robot humanoid setinggi 173 sentimeter dengan bobot 55 kilogram yang mampu melakukan berbagai interaksi cerdas, termasuk menampilkan gerakan pencak silat. Robot ini dibekali daya tahan baterai hingga 10 jam, sistem koordinasi multi-robot, sensor taktil, serta teknologi audio 360 derajat.

Selain itu, Robot AgiBot juga menghadirkan G2 Air, robot manipulator bergerak yang dirancang untuk membantu aktivitas ritel, logistik, perhotelan, dan industri. Robot ini mampu bekerja berdampingan dengan manusia serta mengumpulkan data secara real time untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan.

Robot AgiBot turut memperkenalkan OmniHand 3 Ultra-T, tangan robotik dengan ketangkasan menyerupai manusia. Teknologi ini dilengkapi lebih dari 22 derajat kebebasan gerak, sensor sentuh tiga dimensi, serta kemampuan manipulasi presisi yang dapat digunakan dalam proses perakitan industri hingga pekerjaan rumah tangga.

Produk lain yang diperkenalkan adalah D2 Max, robot berkaki empat otonom Level 3 yang diklaim sebagai yang pertama di dunia untuk menjelajahi berbagai medan. Robot ini dirancang untuk mendukung patroli keamanan, inspeksi industri, penyelamatan darurat, logistik, hingga sektor pertanian.

Sementara itu, MEgo hadir sebagai sistem pengumpulan data berbasis manusia yang memungkinkan perekaman data multimodal tanpa bergantung pada perangkat keras robot. Teknologi ini disebut mampu mempercepat pengembangan kecerdasan buatan fisik dengan biaya lebih efisien dan skala yang lebih luas.

Kehadiran Robot AgiBot diyakini dapat mempercepat transformasi digital dan pemanfaatan robotika di Indonesia. Ini sekaligus membuka peluang bagi industri, bisnis, dan sektor pendidikan di masa depan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

2.000 Robot Humanoid AiMOGA Dikirim ke Lebih 60 Negara

3 hari lalu

Penuhi Standar Keamanan, AiMOGA Mornine Jadi Robot Humanoid Pertama di Dunia Dapat Sertifikasi Uni Eropa

15 hari lalu

Senjata Robot Pembunuh Termasuk Drone Makin Canggih, PBB dan Palang Merah Desak Pembatasan

17 hari lalu

Robot Humanoid Mulai Gantikan Pekerja Pabrik, tapi Masih Kalah Cepat dari Manusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal