Sempat Kehilangan Kontak, Satelit CAPSTONE Bulan Kembali Terhubung dengan Bumi

Dini Listiyani
Satelit CAPSTONE Bulan Kembali Terhubung dengan Bumi (Foto: CAPSTONE)

CAPSTONE adalah bagian penting dari persiapan NASA untuk era baru eksplorasi bulan. Satelit akan menguji orbit bulan yang diusulkan untuk Gateway, sebuah stasiun ruang angkasa multiguna yang akan menawarkan dukungan untuk misi kru jangka panjang di permukaan bulan.

Misi berawak pertama ke bulan dalam lima dekade dapat dilakukan segera pada 2025. Ketika itu terjadi, misi akan menempatkan wanita pertama dan orang kulit berwarna pertama di permukaan bulan. 

Di tahun-tahun mendatang, NASA ingin membangun pangkalan di bulan di mana para astronot dapat tinggal dan bekerja untuk waktu yang lama, dengan Gerbang berfungsi sebagai penghubung antara pangkalan-pangkalan itu dan Bumi. Sekarang CAPSTONE kembali berhubungan dengan pengontrol misinya, seharusnya tidak lama sebelum memasuki orbit bulan yang ditargetkan, memberikan informasi penting NASA yang akan membantunya merencanakan penyebaran Gateway.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRIN Siapkan Bandar Antariksa Nasional, Biak Dipilih Jadi Lokasi Paling Strategis

57 tahun lalu

NEO-1, Satelit Observasi Bumi Buatan BRIN yang Siap Meluncur 2027

57 tahun lalu

BRIN Luncurkan Satelit NEO-1 Januari 2027, Seluruh Perakitan Dilakukan di Indonesia

57 tahun lalu

BRIN bakal Luncurkan Satelit Mikro Buatan Dalam Negeri Awal 2027, Ini Fungsinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal