Terlalu Sering Pakai AI, Studi Ungkap Daya Ingat Bisa Menurun

Niko Prayoga
AI secara berlebihan ternyata berpotensi menurunkan kemampuan otak dalam menyimpan informasi atau memori jangka panjang. (Foto: Ilustrasi AI)

Selisih sekitar 11 poin persentase tersebut menunjukkan bahwa penggunaan AI tanpa kontrol dapat berdampak pada menurunnya kemampuan otak mempertahankan informasi dalam jangka panjang.

Peneliti menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena yang dikenal sebagai cognitive offloading atau pelepasan beban kognitif. Saat AI langsung memberikan jawaban yang lengkap dan instan, otak tidak lagi melalui proses berpikir yang menantang untuk membangun ingatan yang kuat.

Padahal, pembentukan memori jangka panjang membutuhkan proses berpikir yang melibatkan usaha (effortful process). Ketika proses tersebut digantikan oleh AI, ikatan memori menjadi lebih lemah sehingga informasi yang dipelajari lebih mudah terlupakan.

Penelitian juga menemukan bahwa dampak tersebut terjadi secara konsisten pada berbagai jenis mata pelajaran. Bahkan, efeknya tetap muncul meski pengguna sudah terbiasa atau sangat mahir menggunakan teknologi AI.

Selain menurunkan retensi pengetahuan, ketergantungan pada AI juga memunculkan fenomena yang disebut sebagai ilusi pemahaman atau metacognitive blind spot. Kondisi ini membuat seseorang merasa telah memahami suatu materi hanya karena mampu membaca atau memperoleh jawaban yang tersusun rapi dari AI.

Padahal, pemahaman tersebut belum tentu benar-benar dimiliki oleh otaknya. Akibatnya, pengguna dapat merasa percaya diri telah menguasai materi, meski sebenarnya belum melalui proses berpikir kritis yang diperlukan untuk memahami dan mengingat informasi secara mendalam.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa AI sebaiknya dimanfaatkan sebagai alat pendukung proses belajar, bukan pengganti aktivitas berpikir. Menggunakan AI untuk mencari referensi atau membantu memahami konsep tetap bermanfaat, selama pengguna tetap aktif menganalisis, mengolah, dan mengingat materi secara mandiri.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

ASUS Rilis ExpertBook P5 G2, Laptop AI untuk Profesional Hybrid dan Pebisnis

3 hari lalu

Trisno Pas Band Kritis, Jalani Operasi Otak hingga Gagal Ginjal Kronis

12 hari lalu

Inovasi Anak Bangsa! Kini Ada AI Buatan Dokter RI untuk Deteksi Gagal Jantung

12 hari lalu

Dokter Indonesia Ciptakan AI yang Bisa Cegah Pasien Gagal Jantung Bolak-balik Masuk RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal