Indonesia Merdeka Sinyal 2020, BAKTI Targetkan 5.000 BTS di Daerah 3T

Dini Listiyani
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) berencana merampungkan 5.000 BTS. (Foto: iNews.id/Dini Listiyani)

JAKARTA, iNews.id - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) berencana merampungkan 5.000 BTS di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Pembangunan itu sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah memerdekakan sinyal telekomunikasi pada 2020.

BAKTI berencana membangun internet 5.000 BTS di daerah terpencil hingga 2019. Pada akhir 2018, BAKTI menargetkan membangun 2.000 BTS dan sisanya direncanakan rampung pada tahun berikutnya.

"Target tahun ini kita targetkan sampai 2.000 ya bisa tertangani," kata Direktur Utama BAKTI Anang Latif saat Diskusi Media di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Sebanyak 5.000 BTS tersebut nantinya dikolaborasikan oleh para operator. Untuk pembagian kuota BTS sendiri dibagikan sesuai dengan kontribusi mereka pada dana universal service obligation (USO).

"Prinsipnya karena BAKTI bukan operator, pembagiannya akan berdasarkan persentase dari kontribusi operator. Katakanlah dari Rp10 Telkomsel menyumbang Rp5, nantinya dia mendapatkan 50 persen kuota. Indosat Ooredoo Rp3 dari Rp10 mendapatkan jatah 30 persen," ujarnya.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Telco
6 bulan lalu

Komdigi Dorong Industri Telekomunikasi Libatkan AI sebagai Kompetensi Inti

Telco
8 bulan lalu

Kembangkan Konektivitas, Telin Kerja Sama Perusahaan Digital di Indonesia

Film
9 bulan lalu

VISION+ Gandeng CelcomDigi Hadirkan Layanan Streaming di Malaysia

Telco
2 tahun lalu

630 BTS Belum Rampung, BAKTI Kominfo Ungkap Sejumlah Kendala yang Dihadapi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal