"Belakangan kami melihat masyarakat tidak lagi hanya mempertimbangkan desain saat memilih material bangunan, tetapi juga aspek keamanan, terutama untuk area yang sering terkena air," kata Jali dalam keterangan resminya, Minggu (2/8/2026).
"Karena itu, inovasi keramik dengan permukaan yang lebih aman tanpa menghilangkan nilai estetikanya mulai dipilih masyarakat demi keamanan," tambahnya.
Menurut dia, kebutuhan akan material yang aman mendorong industri keramik menghadirkan berbagai inovasi, salah satunya melalui teknologi anti-slip atau antiselip.
Keramik dengan teknologi berstandar R12 dirancang untuk memberikan daya cengkeram lebih baik pada area yang sering basah. Lantas, apa bedanya keramik ini dengan tipe lainnya?
Berbeda dengan keramik antiselip konvensional yang umumnya memiliki permukaan kasar, teknologi R2 diklaim tetap menghadirkan permukaan yang halus, nyaman diinjak, mudah dibersihkan, namun tetap memiliki daya cengkeram tinggi ketika terkena air.