JAKARTA, iNews.id - Merawat kecantikan kulit menjadi hal penting bagi banyak orang. Ada banyak perawatan kecantikan yang digunakan untuk membuat kulit tampak sehat dan glowing.
Apalagi belakangan ini perawatan estetika regeneratif menjadi tren di dunia kecantikan. Perawatan metode ini menitikberatkan kepada memperbaiki, memulihkan, hingga meremajakan kulit secara alami.
Medical Aesthetic Physician, Olivia Aldisa mengatakan, estetika medis berkembang sangat cepat. Dari tahun ke tahun, trennya cepat sekali berubah. "Zaman post-pandemic, masyarakat lebih banyak yang ingin menuju ke treatment yang bisa menyembuhkan atau self-healing. Aesthetica regenerative yang bisa membalikkan penuaan, menjadi pilihan," kata dr Olivia Aldisa, melalui keterangannya belum lama ini.
Dia menjelaskan, dalam memilih perawatan kulit, masyarakat menginginkan hasil yang natural dan menunjukkan keunikan diri. Dengan menggunakan prinsip estetika regeneratif menitikberatkan pada kemampuan alami tubuh untuk memperbaiki, memulihkan, dan meremajakan sel.
"Treatment yang lebih diminati yaitu non-surgical dibandingkan yang bedah, terutama injeksi (penyuntikan). Selain hasilnya lebih cepat, durasi treatment juga lebih singkat," kata dr Olivia.
Tak heran bila treatment injeksi menjadi high demand. Peningkatan pasar estetika injeksi sangat menjanjikan, yaitu 12 persen per tahun dalam 5 tahun ke depan. Indikasi injeksi estetik juga makin luas. Mulai dari botoks yang bekerja di otot, filler, skin booster, dan lain-lain. Dalam 10 tahun terakhir, injeksi botox dan hyaluronic acid (HA) menjadi treatment injeksi yang paling diminati.
"Menariknya, sekarang ada satu kategori baru yang booming, yaitu calcium hydroxylapetite atau collagen stimulator. Terjadi peningkatan 171,8 persen atau dua kali lipat dalam empat tahun terakhir," kata dr Olivia.
dr Olivia menambahkan, estetika regeneratif dapat dicapai dengan perawatan non-invasif seperti collagen stimulator yang sangat diminati oleh dokter estetika di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir, dan diperkirakan perawatan ini akan menjadi perawatan utama di masa mendatang.
"Kolagen stimulator dikenal sebagai biostimulator yang apabila dimasukkan ke dalam kulit merangsang terbentuknya jaringan baru pada kulit sehingga kulit menjadi muda kembali," kata dia.