Sementara pada hari konser, jumlah kedatangan pelintas asing masih tinggi, yakni mencapai 9.700 orang.
"Kami mencatat tren lonjakan pelintas asing, terutama di H-3 konser. Lonjakan kedatangan WNA tercatat sebanyak 1.000 orang pada 21 Oktober, 4.700 orang pada 22 Oktober, dan mencapai puncaknya pada 23 Oktober dengan 10.000 orang per hari," kata Hendarsam dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
Selain meningkatkan mobilitas pengunjung, konser musik dan kegiatan olahraga berskala besar juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah penyelenggara.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengungkapkan, konser Ye dan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp625 miliar bagi Jakarta.
Konser Kanye West menyumbang sekitar Rp450 miliar, sedangkan Jakarta Running Festival berkontribusi sekitar Rp175 miliar.