"The struggle is demand for international travelers coming in itu tidak pernah terjadi sebanyak ini untuk single show. Contohnya untuk Philippines, kita harus sampai menambahkan charter flight untuk make sure supply-nya setara dengan demand pembeli tiket," ujar Karen.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar para penggemar dari luar negeri yang telah membeli tiket konser tetap bisa datang ke Jakarta untuk menyaksikan penampilan Ye.
"Kita enggak mau sampai mereka sudah beli tiket konser, eh ternyata tiket pesawatnya enggak ada. Jadi kita berasa promotor tapi berasa tour agent juga," kata Karen.
Dia menambahkan, tingginya minat penonton asing tidak terlepas dari rangkaian promosi yang dilakukan di sejumlah negara sebelum konser berlangsung di Jakarta.
Tur promosi dan kegiatan pre-party sebelumnya digelar di berbagai negara, termasuk Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, hingga Jepang.
Besarnya jumlah penonton internasional tersebut menunjukkan daya tarik konser Ye yang menjangkau penggemar dari berbagai negara. Penyelenggara pun berupaya memastikan para pemegang tiket dari luar negeri dapat menghadiri konser di GBK.