Apa Itu Pacu Jalur yang Viral hingga Go Internasional? Ini Sejarahnya

Annastasya Rizqa
Tradisi Pacu Jalur asli Riau yang dilestarikan hingga sekarang dan kini mendunia. (Foto: Youtube)

Di setiap lombanya, perahu 'Jalur' yang berpartisipasi bisa lebih dari 100. Tidak heran ini menjadi festival tradisi yang selalu menarik minat masyarakat. 

Tradisi Pacu Jalur yang terus dilestarikan hingga sekarang. (Foto: Youtube)

Menurut masyarakat setempat, jalur merupakan 'perahu besar' terbuat dari kayu bulat tanpa sambungan dengan kapasitas 45-60 orang pendayung (anak pacu).

Perlombaan yang konon sudah ada sejak tahun 1903 ini menjadi agenda tetap Pemerintah Provinsi Riau untuk menarik wisatawan Nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung ke Riau, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.

Pada masa penjajahan Belanda, Pacu Jalur diadakan untuk memeriahkan perayaan adat, kenduri rakyat, dan untuk memperingati hari kelahiran Ratu Belanda Wilhelmina yang jatuh pada tanggal 31 Agustus. 

Kegiatan Pacu Jalur pada zaman Belanda dimulai pada tanggal 31 Agustus, 1 atau 2 September. Perayaan ini dilombakan selama 2-3 hari, tergantung jumlah jalur yang ikut dipacu.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Tarian Pacu Jalur, Aura Farming Anak Coki Mendunia!

57 tahun lalu

Pacu Jalur Kuantan Singingi: Tradisi Budaya dan Festival Perahu Terbesar di Riau

57 tahun lalu

5 Mitos Malam Satu Suro dalam Tradisi Jawa, Nomor 4 Dianggap Bawa Sial

57 tahun lalu

Tradisi Turun-temurun Mandikan Kuda di Sungai Kuningan, Daya Tarik Wisata Religi 1 Muharam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal