Beri Kepastian Kekayaan Intelektual, PP No 24 tentang Ekonomi Kreatif Ditunggu Para Kreator

Arif Budianto
PP No 24 tentang Ekonomi Kreatif Ditunggu Para Kreator (Foto: IP Inifia)

"Sebelum membuka bisnis kafe di Bandung, Tahilalats telah sukses membuat dan menjual berbagai produk khusus seperti sepatu, botol minum, dan produk aksesoris lainnya. Ini yang menjadi dayatarik bagi investor," katanya.

Diketahui, Kafe Tahilalats di Jalan Braga, Kota Bandung, dikembangkan dengan konsep IP Financing yang sumber pendanaannya berasal dari lembaga keuangan non-perbankan. 

Konsep IP financing tertuang dalam PP No 24 tahun 2022 yang segera berlaku pada Juli 2023 ini. Saat PP ini berlaku, pemilik kekayaan intelektual bisa mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan perbankan non-perbankan, ataupun investor seperti Kafe Tahilalats, dari webcomic menjadi F&B business.

Artinya, mulai tahun ini, peluang bagi pemilik kekayaan intelektual mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan usahanya semakin besar. Waktunya bagi sektor ekonomi kreatif kian berkembang.

Kafe Tahilalats bentuk dari skema investasi IP yang ditawarkan kepada investor. Investor kemudian mewujudkannya dalam bentuk bisnis food and beverage (F&B).

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Bukan Lagi Sekadar Kosmetik, Menekraf Ungkap Peran Baru Industri Kecantikan Indonesia

4 bulan lalu

The James F Sundah Foundation-ISI Yogyakarta Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual

6 bulan lalu

Bukan Sekadar Berkarya, Kementerian Ekraf Dorong Musisi Jadi Motor Ekonomi!

7 bulan lalu

Eksklusif! Debat Terbuka Said Didu vs Backstagers Indonesia: Korupsi EO di Proyek Pemerintah Triliunan Rupiah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal