Seorang warga mengungkap, bercocok tanam adalah salah satu mata pencaharian yang sering dilakukan penduduk desa. Setelah musimnya datang, mereka menjual hasil panen utama desa, yaitu gandum, yang berasal dari persawahan di dekat rumah.
Ketika menyebut persawahan dan perkebunan di dekat rumah, warga tersebut tidak melebih-lebihkan. Tak jauh dari depan rumah seorang warga, ada jalan setapak kecil yang menuju langsung ke perkebunan. Semak hijau yang asri bisa dengan begitu mudahnya dijangkau.
Minimnya polusi udara, polusi suara, dan polusi visual, mengunjungi desa ini seperti melintasi lorong waktu ke tahun 1980-an. Gunung di kejauhan yang beratapkan langit biru, pepohonan rindang yang menyelimuti jalan setapak, di sini keindahan alam pedesaan Indonesia masih terjaga dan belum dirusak pembangunan yang serta-merta.