MAGELANG, iNews.id – Borobudur menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan Nusantara dan mancanegara untuk berwisata ke Magelang, Jawa Tengah. Dari tahun ke tahun jumlah wisatawan yang datang juga meningkat, apalagi kini pemerintah menjadikan kawasan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata unggulan tingkat dunia.
Berbagai persiapan pun terus dilakukan oleh pemerintah, termasuk melibatkan masyarakat setempat untuk merealisasikan hal itu.
“Daerah pariwisata di kawasan Borobudur memang tumbuh luar biasa, persisnya dua tahun lalu. Begitu ada dorongan dari pemerintah menjadikan kawasan Candi Borobudur sebagai salah satu destinasi super prioritas nasional, masyarakat pun menyambut antusias. Mereka melihat ada peluang besar di pariwisata,” tutur Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso kepada iNews.id di sela-sela media gathering yang digelar Kementerian Pariwisata di MesaStila Hotels and Resorts, Magelang, Jawa Tengah, Rabu 10 Juli 2019.
Iwan melihat bahwa Kabupaten Magelang semakin dikenal luas, khususnya oleh masyakat dunia karena tidak lepas dari keberadaan Borobudur. “Borobudur sudah menjadi brand. Kita diuntungkan dengan adanya mahakarya dunia di sini. Untuk itu, tantangan kita menjaga yang ada di sekitarnya, termasuk budaya yang melingkupi,” ucapnya.
Iwan menargetkan tahun ini bisa mencapai tujuh juta wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Magelang. Meski tidak mudah, namun strategi terus dioptimalkan untuk mencapai target tersebut.
“Akses ke Magelang juga sangat mudah. Kita didukung oleh empat bandara yang mendukung transportasi, dua di Yogyakarta, lalu Solo dan Semarang. Apalagi nanti kalau terealisasi ada kereta api di Magelang, akan memudahkan wisatawan langsung ke sini,” katanya.