Dulunya Gua di Yogya Ini Tempat Persembunyian Pangeran Diponegoro, Kini Jadi Wisata Populer 

Yohanes Demo
Mengintip keunikan Gua Selarong (Foto: Ist)

Uniknya, Gua Selarong yang digunakan sebagai persembunyian Pangeran Diponegoro ini memiliki ukuran yang cukup kecil. Bahkan sebetulnya tidak cocok jika diberi label gua. Bentuk Gua Selarong terbagi menjadi dua bagian yaitu Gua Kakung dan Gua Putri.

Kedalaman dua gua ini hanya 1,5 meter. Gua Kakung yang ditempati Pangeran Diponegoro dan pasukannya memiliki lebar 2 meter dan Gua Putri yang digunakan untuk istri Pangeran Diponegoro, R.A Ratnangingsih memiliki ukuran 3 meter persegi.

Di Gua Selarong dibentuk beberapa batalyon yang dipimpin oleh Ing Ngabei Joyokusumo, Pangeran Prabu Wiromenggolo, dan Sentot Prawirodirjo dengan pakaian dan atribut yang berbeda. Sepanjang Juli 1825 hampir seluruh pinggiran kota diduduki oleh pasukan Diponegoro.

Markas besar Pangeran Diponegoro di Gua Selarong dipimpin oleh lima serangkai yang terdiri dari Pangeran Diponegoro sebagai ketua markas, Pangeran Mangkubumi merupakan anggota tertua sebagai penasihat dan pengurus rumah tangga, Pangeran Angabei Jayakusuma sebagai panglima pengatur siasat dan penasihat di medan perang, Alibasah Sentot Prawirodirjo yang sejak kecil dididik di Istana dan setelah perang Diponegoro bergabung dengan Pangeran Diponegoro dan Kyai Modjo sebagai penasihat rohani pasukan Pangeran Diponegoro.

Pada 7 Agustus 1825, pasukan Diponegoro dengan kekuatan sekitar 6.000 orang menyerbu negara Yogyakarta dan berhasil merebutnya dari Belanda. Meski demikian, Pangeran Diponegoro tidak menduduki Kota Yogyakarta, hanya saja Sultan Hamengkubuwono V berhasil diselamatkan dan diamankan di Benteng Vredeburg dengan pengawalan ketat dari keraton.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Menjelajah Glodok Malam Hari, Jakarta Night Market Suguhkan Kuliner dan Hiburan Seru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal