Fakta Kehidupan Suku Samin yang Tinggal di Pedalaman Blora

Nur Afidah Zalfalia Sagit
Mengenal kehidupan Suku Samin di Pedalaman Blora (Foto: YouTubeJejak Richard)

Masyarakatnya memiliki ajaran untuk menjunjung tinggi kejujuran serta tidak bersikap sombong. Sama seperti masyarakat Suku Baduy, bepergian jalan kaki merupakan kebiasaan yang sering dilakukan masyarakat Suku Samin. Bahkan untuk perjalanan antar kota sekalipun mereka tetap berjalan kaki.

Hidup menyatu dengan alam, merupakan kebiasaan Suku Samin sejak dahulu kala. Maka tidak heran jika masyarakat Suku Samin juga tidak mau memetik buah dari atas pohon sebelum buah itu jatuh sendiri ke tanah.

Hidup di tengah hutan Jati, menjadikan masyarakat Suku Samin sebagian besar berprofesi sebagai petani, mulai dari menanam padi, jagung, kacang tanah, dan lain-lain.

Masyarakat Suku Samin juga sudah terbiasa menentang penguasa yang sewenang-wenang sejak pada zaman Belanda. Mereka dikenal selalu menolak membayar pajak dan upeti.

Pada zaman penjajahan, masyarakat Suku Samin menolak saat Belanda hendak mendirikan kebun jati. Tidak sampai di situ, hal ini berlanjut ketika Belanda sudah pergi dari Indonesia. Masyarakat Samin menolak saat mereka hendak dikuasai protani milik pemerintah.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
27 hari lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

27 hari lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

6 bulan lalu

Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma

8 bulan lalu

Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal