Fenomena ini menjadikan Amorphophallus titanum bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga secara ekologis, memainkan peran penting dalam ekosistem tempat dia tumbuh.
Di Kebun Raya Purwodadi bunga bangkai tersebut sudah terlihat kemunculan perbungaannya sejak awal Oktober 2024 dengan bobot umbinya 8 kg. Itu menjadi perbungaan yang pertama kalinya. Inisiasi pembukaan mekar kelopak sudah terlihat sejak Minggu (13/10) pukul 10.00 WIB.
Menariknya masih terdapat 14 bunga bangkai lagi yang menyusul untuk berbunga dan masih dalam program kerja sama antara komunitas dan Kebun Raya Purwodadi.
Bunga ini memiliki umbi besar yang dapat mencapai bobot hingga 50 kg, dan umbi ini berperan sebagai cadangan energi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Setelah periode mekar, tanaman ini mengeluarkan daun-daun besar yang dapat memiliki lebar hingga 1,5 meter.
Daun-daun besar ini bertindak sebagai "panel surya," mengumpulkan sinar matahari dan melakukan fotosintesis untuk menghasilkan energi yang diperlukan bagi tanaman. Energi ini tidak hanya mendukung pertumbuhan umbi, tetapi juga mempersiapkan tanaman untuk masa mekarnya di tahun depan.