Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

Niko Prayoga
Kemenpar bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa di sejumlah wilayah Flores. (Foto: Kemenpar)

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, menyebabkan sejumlah fasilitas pariwisata mengalami kerusakan.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) masih melakukan pendataan terhadap dampak gempa di sejumlah wilayah Flores.

Kerusakan struktur dan sejumlah bagian bangunan dilaporkan terjadi di Hotel Jayakarta, Manggarai Barat. Kondisi tersebut membuat seluruh tamu dan karyawan harus dievakuasi.

Hotel Papita Mbay juga dilaporkan mengalami kerusakan. Namun, tingkat dan jenis kerusakan hotel tersebut masih dalam proses pendataan.

Sementara itu, sejumlah hotel di Labuan Bajo seperti Hotel Ayana, Ta'aktana Marriott, Crown, Menjaga Bay, Luwansa, Sudamala, dan Meurorah dilaporkan masih dalam kondisi aman.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Galeri Nasional Indonesia Tutup Mulai 12 Oktober 2026, Ini Penyebabnya!

6 hari lalu

Liburan ke Tanjung Lesung Kini Bisa Naik DAMRI, Segini Tarif dan Jadwalnya!

7 hari lalu

Penerbangan hingga Hotel di NTB Semakin Ramai gegara MotoGP Mandalika 2026, Ini Faktanya!

7 hari lalu

Jessica Tanoesoedibjo Apresiasi Siswa Global Prestasi School Beri Donasi untuk Korban Gempa NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal