Hotel dan Restoran Sepi karena Wabah Korona, Kerugian Capai 1,5 Miliar Dolar AS

Vien Dimyati
Hotel dan restoran sepi karena wabah korona (Foto : Kemenparekraf)

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan belanja domestik di sektor pariwisata. Dampak Covid-19 dirasakan oleh berbagai wilayah dengan destinasi wisata yang paling banyak diminati wisatawan baik mancanegara maupun domestik.

Di Bali sendiri, rata-rata okupansi hotel hanya 20%, khususnya di daerah-daerah yang banyak dikunjungi oleh individual traveler seperti Kuta, Sanur, Legian, Ubud, Jimbaran.

Pelaku usaha maupun masyarakat diimbau agar tetap beraktivitas normal, termasuk wisatawan dalam negeri dan luar negeri yang ada di Indonesia.

Bagi masyarakat berusia 60 tahun ke atas disarankan untuk tidak bepergian sementara. Protokol pencegahan penyebaran virus korona telah dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, sehingga hal ini tidak perlu dikuatirkan secara berlebihan.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih mengatakan, langkah-langkah yang perlu dilakukan masyarakat agar tidak terkena virus korona adalah dengan tidak melakukan kontak dengan penderita, menghindari orang-orang yang diduga terpapar.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
8 jam lalu

Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga

27 hari lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

27 hari lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

6 bulan lalu

Bali Dinobatkan Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Paris dan Roma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal