JAKARTA, iNews.id - Laut Kepulauan Seribu memang terlihat cantik dari permukaan. Namun, di balik air biru dan gugusan pulau yang memesona, ada kehidupan yang diam-diam menghadapi ancaman serius. Salah satunya penyu.
Satwa laut ini bisa keliru mengira plastik bening yang mengapung di laut sebagai ubur-ubur. Sampah tersebut kemudian ditelan dan dapat membahayakan kehidupan penyu.
Fakta itu menjadi salah satu pengalaman yang membuka mata saat puluhan peserta Jakarta Ecotourism Festival 2026 menjelajahi Kepulauan Seribu. Mereka tidak hanya disuguhi panorama laut, tetapi juga diajak melihat lebih dekat ekosistem yang membuat kawasan tersebut tetap hidup.
Di Pulau Pramuka, peserta mengunjungi Pusat Suaka Penyu. Di sana, mereka mengenal lebih dekat kehidupan penyu sekaligus ancaman yang dihadapi satwa tersebut.
Di Kepulauan Seribu terdapat penyu hijau dan penyu sisik. Peserta diperkenalkan dengan perjalanan hidup penyu, mulai dari telur, menetas menjadi tukik, hingga tumbuh menjadi penyu dewasa.