Kemenparekraf Dukung Penerapan Sustainable MICE Events

Vien Dimyati
Kemenparekraf Dukung Penerapan Sustainable MICE Events (Foto:)

Kelima, pengelolaan limbah. Terkait sampah, ternyata produksi sampah sebuah kegiatan MICE itu terbilang tak sedikit. Dilansir dari Atlantis Press, berdasarkan riset yang dilakukan oleh International Exhibition Alliance di UK pada 2001, produksi sampah rerata pameran itu mencapai 2.900 ton. Hasil riset itu juga menyebutkan, biaya pengelolaan sampah dari 823 pameran di UK selama tahun 2001 mencapai 730 juta dolar AS atau sekitar Rp10,9 triliun.

Untuk mengurangi produksi limbah, beberapa organizer, exhibitor dan stand contractor mulai menggunakan material lokal, mengurangi penggunaan plastik serta menggunakan modular system ketika membangun stand pameran. Apabila terpaksa harus menggunakan kertas dan plastik, sebaiknya memilih atau memanfaatkan bahan yang dapat didaur ulang.

Kemenparekraf meyakini, jika kesadaran stakeholder MICE menerapkan konsep sustainable MICE event, akan meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi tujuan MICE dunia. Hal tersebut sejalan dengan tren pemilihan destinasi MICE yang menjadikan aspek ‘hijau’ sebagai pertimbangan utama bagi para event planner.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
4 hari lalu

5 Alasan Dubai Wajib Didatangi, Wisatawan Indonesia Approved!

Destinasi
9 hari lalu

Planetarium Jakarta Diserbu Pengunjung di Akhir Masa Libur Tahun Baru 2026

Megapolitan
14 hari lalu

Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di Ancol hingga Kota Tua saat Malam Tahun Baru

Destinasi
16 hari lalu

4.200 Orang Padati Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta Hari Ini, Banyak Bule Juga!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal