Kemenparekraf Sosialisasikan Batik di Sektor Fashion dan Budaya sebagai Warisan Indonesia

kevi laras
Kemenparekraf Sosialisasikan Batik di Sektor Fashion dan Budaya sebagai Warisan Indonesia (Foto: Kemenparekraf)

"Kita sedang menggiatkan para pencipta dan pencinta budaya, para fashionista atau desainer agar para pengrajin swasta terutama batik bisa menggunakan pewarna dari bahan alam. Lalu menggunakan bio paraffin dari kelapa sawit gantikan paraffin berbasis minyak bumi, ini kita sosialisasi implementasikan," ujar Yuke lagi

Sehubungan dengan batik, juga disampaikan oleh Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, kalau bisa membangkitkan perekonomian masyarakat. Salah satu contohnya, Kampung Batik Giriloyo, Yogyakarta, mampu memikat wisatawan mancanegara dan nusantara.

"Aktivitas batik juga menjadi (pembangkit) wisata yang bisa mendatangkan wisatawan contohnya, ada satu desa wisata batik tulis di Yogyakarta. Yang sudah berhasil mendatangkan hampir 4.000 wisatawan, setiap bulan," ujar Wamenparekraf Angela.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Cahaya Hati Awards 2026, Inspirasi dan Keteladanan di Bulan Ramadhan

Nasional
2 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi MasterChef Indonesia Tembus Season 13, Lahirkan Banyak Chef Hebat!

Nasional
12 hari lalu

Mudik Lebaran 2026, iNews Media Group Kerahkan 50 Tim Liputan di Titik Strategis

Nasional
13 hari lalu

Pesan Angela Tanoesoedibjo untuk Tim Liputan Mudik iNews Media Group 2026: Jaga Kesehatan, Bekerja dengan Hati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal