Kemudian pada Selasa pagi (3/3), dua penerbangan Etihad tujuan Abu Dhabi dialihkan ke Muscat, Oman, dan penerbangan Emirates tujuan Dubai berbalik arah menuju Mumbai, menurut pelacak penerbangan.
"Gangguan yang disebabkan oleh konflik Iran biasanya lebih terkonsentrasi secara geografis, tetapi tetap bisa parah, karena memengaruhi beberapa koridor timur-barat terpenting di dunia dan menciptakan efek domino yang cepat," kata Tony Stanton, direktur konsultan Strategic Air di Australia, kepada Al Jazeera, dikutip Rabu (4/3/2026).
Negara-negara termasuk Irak, Yordania, Qatar, dan Bahrain telah menutup wilayah udara mereka di tengah serangan AS-Israel terhadap Iran, dan serangan balasan Teheran terhadap sekutu AS di kawasan tersebut, yang menyebabkan perjalanan di Timur Tengah terhenti total.
Menurut perusahaan data penerbangan Cirium, lebih dari 11.000 penerbangan masuk dan keluar dari wilayah tersebut telah dibatalkan sejak dimulainya konflik pada hari Sabtu, sehingga mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan rencana pemulangan warga negara mereka.
Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri Federal Jerman Johann Wadephul mengatakan bahwa Berlin akan mengirim pesawat sewaan ke Arab Saudi dan Oman untuk mengevakuasi orang-orang yang "sangat rentan" yang tidak dapat pulang ke rumah.