"Museum ini di Asia Tenggara cuma ada dua, di Malaysia dan Indonesia. Ini kesempatan bagus apalagi sebagai Muslim, siapa yang tidak kenal dengan Rasulullah, sosok panutan kita. Dan artinya ingin mengenalkan sejarah perjuangan Rasulullah kepada pengunjung," tuturnya.
Sejak museum religi itu dibuka, ternyata mendapat sambutan antusias dari pengunjung. Zaki mengatakan, pengunjung yang datang mulai dari PAUD hingga SMA. "Biasanya mereka belajar dari buku atau YouTube, sekarang bisa lihat langsung sejarah Rasul dan sahabatnya. Itu sangat positif," katanya.
Lebih lanjut Zaki mengatakan, selain ada wahana permainan air dan museum religi, di Transera Bekasi juga ada mini zoo yang semua hewannya asli dari Indonesia.
"Ada mini zoo yang di dalamnya ada hewan langka dan lokal semua. Jadi anak-anak bisa interaksi langsung dan sangat mengedukasi," kata dia.
Zaki menuturkan wahana-wahana yang ada di Transera Bekasi ini juga sebagai bentuk strategi marketing agar banyak pengunjung yang hadir ke tempat tersebut. Sebab banyak keseruan yang bisa pengunjung dapatkan.
"Memang Bekasi ini tidak seperti Bogor dan Bandung, bukan tempat wisata. Kita pengen Masyarakat Jabodetabek nggak usah jauh-jauh ke Bandung, bisa ke Transera Waterpark. Karena sudah ada kolam ombak, ada wisata religi, ada mini zoo, lengkap semua," kata Zaki.