Mengenal Menara Siger di Lampung Selatan, Ikon Titik Nol Pulau Sumatera

Intan Afika Nuur Aziizah
Mengenal Menara Siger dengan pemandangan eksotis (Foto: Instagram @ry_syh)

Karya seni unik

Menara Siger merupakan karya arsitek asli putra daerah, yakni Ir. Hi. Anshori Djausal M.T., seorang Dosen Fakultas Teknik di Universitas Lampung. Bangunan ini diresmikan pada 30 April 2008 silam oleh Gubernur Lampung yang pada masa itu dijabat oleh Sjachroedin Z.P, dengan biaya sebesar Rp15 miliar. Menara Siger didirikan bukan sekadar hiasan semata, melainkan melambangkan identitas masyarakat Lampung secara adat turun temurun.

Berbentuk mahkota perempuan

Ya, menara ini berbentuk mahkota perempuan. Selain bentuk mahkota dari perempuan Lampung, Menara Siger juga merepresentasikan mulut naga yang memuntahkan ribuan ton hasil pertanian masyarakat Lampung.

Menara Siger memiliki tinggi bangunan 32 meter dengan luas bangunan 50 x 11 meter di atas Bukit Gamping. Tak heran jika bangunan fenomenal ini dapat terlihat jelas dari Pelabuhan Bakauheni. Menara Siger terdiri dari sembilan rangkaian yang melambangkan sembilan macam bahasa di Lampung.

Arsitektur bangunan Menara Siger juga memasukan bentuk asli tradisional Lampung lainnya, yaitu paguk di bagian kiri-kanan menara sebagai perlambang perahu. Di puncak menara terdapat payung tiga warna, yaitu putih, kuning, dan merah sebagai simbol tatanan sosial masyarakat Lampung.

Menara Siger sengaja dibangun berwarna kuning dan merah, mewakili warna emas dari topi adat pengantin wanita. Bangunan ini juga berhiaskan ukiran corak kain tapis khas Lampung. Di dalamnya, terdapat prasasti Kayu Are sebagai simbol pohon kehidupan masyarakat Lampung.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
13 jam lalu

Bhutan Buka Babak Baru Wisata Dunia, Andalkan Konsep Mindfulness dan Turis Berkualitas

Destinasi
9 hari lalu

Menpar Ajak Masyarakat Kunjungi Istano Basa Pagaruyung, Warisan Minangkabau yang Indah!

Destinasi
11 hari lalu

Taiwan Never Sleeps! Tren Wisata 24 Jam yang Lagi Diburu Wisatawan Indonesia

Haji dan Umrah
21 hari lalu

Haru! Tukang Sayur Keliling di Lampung Selatan Naik Haji usai Menabung 20 Tahun

Destinasi
29 hari lalu

Slow Travel ke Bhutan, Layak Jadi Tujuan Liburan Berikutnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news