Mengenal Sejarah Kota Solo lewat Keunikan Benteng Vastenburg yang Lagi Viral

Vien Dimyati
Keunikan Benteng Vastenburg ( Foto : Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Sebagai Kota Budaya, Solo memiliki daya tarik tersendiri di sektor pariwisata. Banyak destinasi wisata di Kota Batik yang menawarkan keindahan luar biasa. Mulai dari wisata alam, sejarah, hingga wisata buatan. Jika tak ingin beranjak jauh dari kawasan kota, banyak tempat wisata bersejarah yang bisa Anda temui di sini. Salah satunya Benteng Vastenburg.

Benteng yang didirikan pada masa Hindia Belanda ini dibangun sejak 1774 hingga 1779. Meski gerbang benteng dibuka setiap ada acara, Anda tetap bisa berkunjung meski hanya untuk selfie. Selain Benteng Vastenburg, ada pula Gedung Joeang ’45. Anda bisa leluasa berfoto di seluruh area gedung bernuansa bangunan khas Eropa ini.

Objek wisata yang baru dibuka pada Juli 2019 ini letaknya tak jauh dari kawasan Benteng Vastenburg. Kini, gedung yang awalnya bernama Gedung Dewan Harian Cabang (DHC) ‘45 ini tengah viral di media sosial.

"Solo rasa Eropa nih, guys. Ayo dolan ke sini. Tempat ini akan menjadi ikon Kota Solo. Yakin tidak mau ke sini? Tag dan ajak teman kamu dolan ke Gedung Joeang 45, kawasan Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah," tulis Instagram @ayodolan, dikutip Senin (29/7/2019).

Foto viral itu memperlihatkan Gedung Djoeang ‘45 yang tampak indah. Sekilas, bangunannya memang terlihat seperti gedung di Eropa. Gedung Djoeang ‘45 berlokasi di Jl. Mayor Sunaryo, Solo, Jawa Tengah. Sebelah timur Beteng Trade Center (BTC).

Gedung ini sempat terbengkalai selama beberapa tahun sebelum akhirnya direnovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Pada awal April 2019, Pemkot Solo sempat mengadakan Pesta Kuliner Gedung Djoeang ‘45 sekaligus me-relaunching tempat bersejarah ini.

Gedung Djoeang ‘45 didirikan pada 1876 oleh pemerintah Hindia Belanda. Pada awalnya, pembangunan gedung ini diperuntukkan sebagai bangunan sekolah dan asrama, pelengkap kompleks militer Benteng Vastenburg yang ada di depannya. Pada masa pendudukan Jepang, gedung ini sempat dikuasai oleh pasukan Nipon dengan sebutan Senkokan.

Setelah berhasil direbut kembali pada masa kemerdekaan, secara berturut-turut Gedung Djoeang ‘45 digunakan sebagai panti asuhan, markas kesatuan TNI, dan akhirnya digunakan sebagai kantor oleh pengurus. Kini, gedung yang dimiliki oleh Kementerian Pertahanan ini masuk dalam daftar Bangunan Cagar Budaya (BCB) Kota Solo yang perlu dilindungi dan dilestarikan.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Health
1 bulan lalu

Fakta-Fakta RS Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo, Super Lengkap!

Destinasi
2 bulan lalu

Di Balik Sunyi Puhsarang, Destinasi Religi Menyimpan Jejak Sejarah

Destinasi
2 bulan lalu

Liburan Penuh Ketenangan di Yogyakarta dan Solo, Diskon Hotel hingga 30% di Sini! 

Destinasi
3 bulan lalu

5 Destinasi Wisata di Banyuwang, Liburan Murah Tidak Bikin Kantong Jebol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal