Seperti diketahui, Orang utan termasuk ke dalam daftar spesies yang terancam punah karena perburuan liar, kerusakan hutan, dan alasan lainnya. Spesies kera besar ini berasal dari hutan hujan Indonesia dan Malaysia. Hewan ini identik dengan bulu coklat kemerahan yang khas, lengan yang panjang, dan perilaku yang sangat cerdas.
Selain orang utan, Semenggoh Wildlife Centre juga merupakan habitat bagi flora dan fauna langka seperti tupai raksasa, tupai babi, owa, dan berbagai jenis burung. Lolongan siamang, kicauan burung dan celotehan orang utan menjadikan cagar alam ini tempat yang ideal bagi para pencinta alam.
Untuk harga tiket masuk, para wisatawan bisa membayar 5 ringgit atau setara Rp16.000 untuk dewasa. Sementara, untuk mereka yang berusia di bawah 18 tahun dikenakan 2 ringgit, dan anak-anak di bawah 6 tahun gratis. Mengingat lokasi pertunjukan pemberian makan berada di tengah hutan, pengelola menyediakan transportasi buggy listrik. Wisatawan lokal akan dikenakan 10 ringgit per orang, sementara turis asing dikenakan biaya 15 ringgit per orang.