Namun hal yang lebih mengejutkan terjadi setelahnya. Gangguan tersebut tidak hanya berhenti pada satu orang, tetapi juga merambat ke anggota keluarga lain, termasuk Rafi yang turut merasakan dampaknya.
Mas Yudhis mengaku sudah merasakan sejak awal bahwa serangan tersebut memang tidak berdiri sendiri, melainkan menyasar satu keluarga.
Proses pengobatan berlanjut hingga beberapa kali, termasuk tahapan pembersihan dan pemagaran tubuh menggunakan doa. Hasilnya, kondisi ibu Rafi perlahan membaik hingga akhirnya mampu kembali beraktivitas normal.
Namun di balik itu semua, Yudhis mengungkap bahwa dirinya harus menghadapi perang gaib dengan pihak yang mengirimkan serangan tersebut.
Ia menyebut bahwa proses tersebut berlangsung sekitar dua minggu dan tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga keluarganya.