Menikmati Auckland: antara Albert Park, Buku, dan Kafe yang Berakhir Senja

Gaib Maruto Sigit
Kota Auckland, Selandia Baru, menawarkan sejuta pesona. Selain keindahan alam dan taman, juga kafe dan took buku sebagai cermin kehidupan sosial. (Foto: Gaib Maruto Sigit)

AUCKLAND, iNews.idAuckland jelas bukan Jakarta. Ketika di Jakarta, kafe atau restoran seperti tak kenal waktu alias buka hingga larut malam, Auckland menyajikan pandangan yang berbeda. 

Rata-rata kafe dan restoran di Auckland buka pada pukul 10.00 pagi dan tutup menjelang senja atau sekitar pukul 15.00 waktu setempat. 

Agak aneh memang, tapi demikian faktanya. Ini bukan hal mengherankan. Menurut penuturan banyak orang, ada anjuran dari pemerintah agar warga Auckland lebih banyak di rumah bersama keluarga daripada ngoyo bekerja. Istilah kerennya sekarang, work-life balance. 

Memang tak keseluruhan begitu, masih ada beberapa toko, resto dan kafe termasuk supermarket yang buka sampai malam. 

Sebenarnya sore di Auckland cukup panjang. Pukul 19.00 di kota ini langit masih terang. Matahari terbenam atau maghrib pukul 20.30. Tapi, justru di pukul 20.00 itulah kota yang tadinya menggeliat menjadi redup dan sepi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menjelajahi Morotai, dari Laut Biru hingga Jejak Perang Dunia II

57 tahun lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Menjelajah Glodok Malam Hari, Jakarta Night Market Suguhkan Kuliner dan Hiburan Seru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal