Pilihan terbaik antimacet dengan berkegiatan menggunakan kereta api. Bicara soal moda transportasi, tidak hanya solusi antimacet, Metro atau kereta di Kota Moskow menjadi salah satu 'jualan' wisata.
Pengalaman saya naik Metro secara umum sebetulnya sama dengan saat naik KRL di Jakarta. Keunggulannya adalah soal waktu tunggu yang singkat hanya per tiga menit kereta sudah datang hilir mudik, kecepatannya dan paling tersohor yakni wajah stasiun-stasiun bawah tanah dengan bangunan kuno yang menyimpan cerita beragam. Kita bisa menyebutnya sebagai istana di bawah tanah yang penuh cerita sejarah.
Jalur metro di Moskow dengan panjang 327,5 kilometer bisa jadi adalah stasiun yang terindah di dunia. Pertama kali dibuka 15 Mei 1935, saat ini terdapat 13 jalur dan lebih dari 196 stasiun, di mana 44 stasiun telah terdaftar sebagai warisan budaya.
Menurut catatan sejarah, pembangunan Metro Moskow ini bukan sekadar jalur kereta, tapi juga bungker perlindungan saat serangan bom dan nuklir pada Perang Dunia II.
Hari itu saya memulai perjalanan dari Stasiun Izmailovo, yang berada tidak jauh dari hotel tempat menginap. Stasiun ini menyimpan cerita sejarah melalui patung-patung yang ada di dalamnya.
Beralih ke stasiun lain, pemandangan indah terlihat dengan lukisan sejarah yang ada di stasiun, ada pula stasiun penuh dengan lampu-lampu kristal seperti di istana yang memerikan kesan mewah. Tidak heran jika stasiun di Moskow tidak hanya stasiun kereta Metro, tapi juga jutaan turis datang ke setiap stasiun untuk melihat bagian dari sejarah dunia yang merupakan karya seni mengagumkan yang dibanggakan warga Rusia hingga kini.
Kita bisa singgah di setiap stasiun, kalau untuk melihat semua rasanya butuh waktu seharian. Tapi kenapa tidak, hanya dengan 55 ribel bisa jalan-jalan keliling Moskow dan menikmati tema-tema unik yang dibangun di bawah tanah.
Selain keunikan dari arsitektur bangunan bawah tanahnya, ada hal menarik ditemui di salah satu stasiun Metro Moskow, yakni mitos tentang kepercayaan orang untuk mengusap patung binatang di salah satu stasiun. Diyakini yang mengusap sambil berdoa, harapannya akan terkabul. Tidak heran jika beberapa patung binatang yang terbuat dari logam itu, memang terlihat aus karena banyak diusap penumpang yang berkunjung. Seperti saya, mengusap patung ayam jago. Selain ayam, ada juga patung anjing di stasiun ini.